Kamus Besar Bahasa Indonesia
Arti hukum adalah dalam kamus besar bahasa indonesia

261 Ulasan


Bagikan

arti hukum adalah <b>hu·kum</b> <i>n</i> <b></b> peraturan atau adat yg secara resmi dianggap mengikat, yg dikukuhkan oleh penguasa atau pemerintah; <b></b> undang-undang, peraturan, dsb untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat; <b></b> patokan (kaidah, ketentuan) mengenai peristiwa (alam dsb) yg tertentu; <b></b> keputusan (pertimbangan) yg ditetapkan oleh hakim (dl pengadilan); vonis;<br>--<b> acara</b> hukum yg menentukan proses pengadilan dl penyelesaian sengketa; --<b> acara perdata</b> hukum acara yg melaksanakan dan mempertahankan hukum perdata materiil atau hukum perdata formal; --<b> acara pidana</b> hukum pidana formal; --<b> adat</b> hukum yg tidak tertulis (berdasarkan adat); --<b> administrasi</b> hukum tt pelaksanaan fungsi (kegiatan kenegaraan); --<b> agraria</b> keseluruhan kaidah hukum, baik tertulis maupun tidak tertulis yg mengatur agraria; hukum yg mengatur tt pemanfaatan bumi, air, dan ruang angkasa; --<b> alam</b> ketentuan menurut kodrat alam; --<b> Allah</b> kepastian yg ditentukan oleh Allah; takdir Allah; --<b> Archimedes</b> patokan (dalil) yg dibuat oleh Archimedes, yaitu benda yg dicelupkan ke dl zat cair mendapat tekanan ke atas seberat zat cair yg dipindahkan; --<b> asasi </b> undang-undang dasar suatu negara; <b></b> hukum alam; --<b> Coulomb</b> <i>Fis</i> hukum yg menyatakan bahwa gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dng muatannya dan berbanding terbalik dng kuadrat jarak antara muatan serta bergantung pd medium muatan itu; --<b> dagang</b> hukum jual beli; hukum perniagaan; --<b> darurat</b> <i>Pol</i> hukum yg disusun oleh suatu negara untuk menghadapi keadaan darurat; --<b> DM</b> <i>Ling</i> konstruksi bahasa Indonesia, baik dl kata majemuk maupun dl kalimat bahwa bagian yg menerangkan (M) selalu terletak di belakang bagian yg diterangkan (D) (msl <i>rumah Ali, rumah </i>diterangkan (D) dan <i>Ali</i> menerangkan (M); --<b> Ferrel</b> <i>Hid</i> hukum tt hubungan antara rotasi bumi dan gerakan angin serta arus laut; --<b> fiskal</b> hukum mengenai pajak; hukum pajak; --<b> formal</b> sistem hukum yg didasarkan atas logika hukum, tanpa pertimbangan; --<b> gereja</b> peraturan dsb yg berkenaan dng kehidupan yg berdasarkan ajaran Kristen; --<b> harta kekayaan</b> hukum yg menentukan hubungan antarpribadi mengenai kepentingan yg bernilai uang; --<b> internasional</b> hukum yg menentukan pelbagai peristiwa internasional; --<b> Islam</b> peraturan dan ketentuan yg berkenaan dng kehidupan berdasarkan Alquran dan hadis; hukum syarak; --<b> jemur</b> hukuman yg dilaksanakan dng jalan menjemur terhukum di terik matahari; --<b> karma</b> hukum yg menyatakan bahwa siapa berbuat akan merasakan akibatnya; hukum balas; --<b> kelembapan</b> <i>Fis</i> hukum yg dikemukakan oleh Newton () yg menyatakan bahwa setiap benda tetap bertahan dl keadaan diam atau dl keadaan gerak lurus beraturan tidak dipercepat, kecuali bila ada gaya neto yg mempengaruhinya; --<b> keluarga</b> hukum yg menentukan hubungan yg timbul krn ikatan kekerabatan; --<b> kibal</b> adat bahwa sebagian maskawin tidak diberikan kpd pihak wanita krn sudah bukan perawan lagi; --<b> kisas</b> hukuman yg dijatuhkan sama dng perbuatan yg dilakukan (hukuman mati dijatuhkan kpd pembunuh); --<b> laut</b> hukum dan undang-undang yg berhubungan dng laut; --<b> mungkal</b> denda adat yg tinggi yg dijatuhkan kpd seseorang yg membunuh warga suku lain tanpa menantangnya terlebih dahulu; --<b> negara</b> (ketentuan) hukum mengenai negara; --<b> objektif</b> keseluruhan kaidah yg dapat diterapkan secara umum thd semua warga masyarakat selama mereka tunduk pd suatu sistem hukum umum; --<b> perbuatan</b> keseluruhan peraturan hukum mengenai hubungan kerja yg mengakibatkan seseorang secara pribadi ditempatkan di bawah pimpinan orang lain dan mengenai keadaan penghidupan yg langsung bersangkut-paut dng hubungan kerja itu; --<b> perdata</b> hukum yg mengatur hak, harta benda, dan hubungan antara orang dan orang dl satu negara; --<b> perdata formal</b> hukum perdata materiil; --<b> perdata materiil</b> hukum perdata yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dikenai hukum perdata, dan hukuman perdata yg dapat dijatuhkan; --<b> perkawinan</b> undang-undang yg menata dan mengatur kehidupan bersama secara sah antara pria dan wanita serta hak dan kewajiban dr kedua pihak; --<b> pidana</b> hukum yg menentukan peristiwa (perbuatan kriminal) yg diancam dng pidana; --<b> pidana formal</b> hukum pidana yg mengatur tata cara penyelesaian perkara pidana melalui peradilan; hukum acara pidana; --<b> pidana materiil</b> hukum pidana yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dipidana, dan pidana yg dapat dijatuhkan; --<b> pidana subjektif</b> hak negara untuk menghukum orang yg melanggar peraturan hukum pidana objektif; --<b> politik</b> hukum yg mengatur hubungan hukum negara dng orang, antara negara dan bagian-bagiannya, antara negara yg satu dan negara lainnya; --<b> positif</b> hukum yg sedang berlaku; --<b> pribadi</b> hukum yg menentukan keadaan (kedudukan) serta hak dan kewajiban pribadi; --<b> resam</b> hukum adat; --<b> rimba</b> hukum yg berlaku yg menyatakan siapa yg menang atau yg kuat dialah yg berkuasa; --<b> sipil</b> <i>ark</i> hukum perdata; --<b> syarak</b> hukum Islam; --<b> taklifi</b> <i>Ar</i> hukum yg mengandung tuntutan untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh seorang mukalaf; --<b> taktertulis</b> hukum kebiasaan atau hukum yg terkandung dl keputusan pengadilan yg tidak pernah mengurangi bentuk undang-undang; --<b> tata negara</b> keseluruhan norma hukum yg mengatur pembentukan negara, pemerintahan, perundang-undangan; --<b> Tuhan</b> hukum dr Tuhan; --<b> waris</b> hukum yg mengatur tt nasib harta peninggalan pewaris; --<b> yurisprudensi</b> hukum berdasarkan putusan hakim yg mengandung kaidah hukum tertentu yg dijadikan ajaran, pedoman dan/atau diikuti oleh hakim lain dl memutuskan perkara yg serupa atau sejenis;<br><b>ber·hu·kum</b> <i>v</i> <b></b> menggunakan hukum; ada hukumnya; <b></b> mencari (meminta dsb) keadilan hukum (kpd); berhakim (kpd) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI online by Aplikasi Indonesia

hukum termasuk dalam bahasa indonesia. Bahasa Indonesia adalah Bahasa Resmi Negara Indonesia dan merupakan bahasa persatuan bagi bagsa indonesia. Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa melayu. Bahasa Indonesia digunakan secara resmi setelah proklamasi kemerdekaan indonesia, pada tanggal 18 agustus 1945.

Penggunaan kata hukum bisa kita jumpai di dunia nyata seperti di Koran, buku, artikel, brosur, majalah dan di sekolah saat pembelajaran maupun di dunia maya seperti di social media facebook, instagram, tiktok, youtube, whatsapp, twitter dan lain sebagainya. Penggunaan kata hukum juga biasa digunakan di artikel, berita, jurnal dan lain sebagainya. Supaya kita tidak salah dalam memahami kata itu, kita harus tau arti kata tersebut.

Kesimpulan

hukum (1)

arti hukum adalah hu·kum n
1 peraturan atau adat yg secara resmi dianggap mengikat, yg dikukuhkan oleh penguasa atau pemerintah;
2 undang-undang, peraturan, dsb untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat;
3 patokan (kaidah, ketentuan) mengenai peristiwa (alam dsb) yg tertentu;
4 keputusan (pertimbangan) yg ditetapkan oleh hakim (dl pengadilan);
vonis;

-- acara hukum yg menentukan proses pengadilan dl penyelesaian sengketa;
-- acara perdata hukum acara yg melaksanakan dan mempertahankan hukum perdata materiil atau hukum perdata formal;
-- acara pidana hukum pidana formal;
-- adat hukum yg tidak tertulis (berdasarkan adat);
-- administrasi hukum tt pelaksanaan fungsi (kegiatan kenegaraan);
-- agraria keseluruhan kaidah hukum, baik tertulis maupun tidak tertulis yg mengatur agraria;
hukum yg mengatur tt pemanfaatan bumi, air, dan ruang angkasa;
-- alam ketentuan menurut kodrat alam;
-- Allah kepastian yg ditentukan oleh Allah;
takdir Allah;
-- Archimedes patokan (dalil) yg dibuat oleh Archimedes, yaitu benda yg dicelupkan ke dl zat cair mendapat tekanan ke atas seberat zat cair yg dipindahkan;
-- asasi 1 undang-undang dasar suatu negara;
2 hukum alam;
-- Coulomb Fis hukum yg menyatakan bahwa gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dng muatannya dan berbanding terbalik dng kuadrat jarak antara muatan serta bergantung pd medium muatan itu;
-- dagang hukum jual beli;
hukum perniagaan;
-- darurat Pol hukum yg disusun oleh suatu negara untuk menghadapi keadaan darurat;
-- DM Ling konstruksi bahasa Indonesia, baik dl kata majemuk maupun dl kalimat bahwa bagian yg menerangkan (M) selalu terletak di belakang bagian yg diterangkan (D) (msl rumah Ali, rumah diterangkan (D) dan Ali menerangkan (M);
-- Ferrel Hid hukum tt hubungan antara rotasi bumi dan gerakan angin serta arus laut;
-- fiskal hukum mengenai pajak;
hukum pajak;
-- formal sistem hukum yg didasarkan atas logika hukum, tanpa pertimbangan;
-- gereja peraturan dsb yg berkenaan dng kehidupan yg berdasarkan ajaran Kristen;
-- harta kekayaan hukum yg menentukan hubungan antarpribadi mengenai kepentingan yg bernilai uang;
-- internasional hukum yg menentukan pelbagai peristiwa internasional;
-- Islam peraturan dan ketentuan yg berkenaan dng kehidupan berdasarkan Alquran dan hadis;
hukum syarak;
-- jemur hukuman yg dilaksanakan dng jalan menjemur terhukum di terik matahari;
-- karma hukum yg menyatakan bahwa siapa berbuat akan merasakan akibatnya;
hukum balas;
-- kelembapan Fis hukum yg dikemukakan oleh Newton (1687) yg menyatakan bahwa setiap benda tetap bertahan dl keadaan diam atau dl keadaan gerak lurus beraturan tidak dipercepat, kecuali bila ada gaya neto yg mempengaruhinya;
-- keluarga hukum yg menentukan hubungan yg timbul krn ikatan kekerabatan;
-- kibal adat bahwa sebagian maskawin tidak diberikan kpd pihak wanita krn sudah bukan perawan lagi;
-- kisas hukuman yg dijatuhkan sama dng perbuatan yg dilakukan (hukuman mati dijatuhkan kpd pembunuh);
-- laut hukum dan undang-undang yg berhubungan dng laut;
-- mungkal denda adat yg tinggi yg dijatuhkan kpd seseorang yg membunuh warga suku lain tanpa menantangnya terlebih dahulu;
-- negara (ketentuan) hukum mengenai negara;
-- objektif keseluruhan kaidah yg dapat diterapkan secara umum thd semua warga masyarakat selama mereka tunduk pd suatu sistem hukum umum;
-- perbuatan keseluruhan peraturan hukum mengenai hubungan kerja yg mengakibatkan seseorang secara pribadi ditempatkan di bawah pimpinan orang lain dan mengenai keadaan penghidupan yg langsung bersangkut-paut dng hubungan kerja itu;
-- perdata hukum yg mengatur hak, harta benda, dan hubungan antara orang dan orang dl satu negara;
-- perdata formal hukum perdata materiil;
-- perdata materiil hukum perdata yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dikenai hukum perdata, dan hukuman perdata yg dapat dijatuhkan;
-- perkawinan undang-undang yg menata dan mengatur kehidupan bersama secara sah antara pria dan wanita serta hak dan kewajiban dr kedua pihak;
-- pidana hukum yg menentukan peristiwa (perbuatan kriminal) yg diancam dng pidana;
-- pidana formal hukum pidana yg mengatur tata cara penyelesaian perkara pidana melalui peradilan;
hukum acara pidana;
-- pidana materiil hukum pidana yg mengatur ihwal yg dilarang atau yg diharuskan, orang yg dapat dipidana, dan pidana yg dapat dijatuhkan;
-- pidana subjektif hak negara untuk menghukum orang yg melanggar peraturan hukum pidana objektif;
-- politik hukum yg mengatur hubungan hukum negara dng orang, antara negara dan bagian-bagiannya, antara negara yg satu dan negara lainnya;
-- positif hukum yg sedang berlaku;
-- pribadi hukum yg menentukan keadaan (kedudukan) serta hak dan kewajiban pribadi;
-- resam hukum adat;
-- rimba hukum yg berlaku yg menyatakan siapa yg menang atau yg kuat dialah yg berkuasa;
-- sipil ark hukum perdata;
-- syarak hukum Islam;
-- taklifi Ar hukum yg mengandung tuntutan untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh seorang mukalaf;
-- taktertulis hukum kebiasaan atau hukum yg terkandung dl keputusan pengadilan yg tidak pernah mengurangi bentuk undang-undang;
-- tata negara keseluruhan norma hukum yg mengatur pembentukan negara, pemerintahan, perundang-undangan;
-- Tuhan hukum dr Tuhan;
-- waris hukum yg mengatur tt nasib harta peninggalan pewaris;
-- yurisprudensi hukum berdasarkan putusan hakim yg mengandung kaidah hukum tertentu yg dijadikan ajaran, pedoman dan/atau diikuti oleh hakim lain dl memutuskan perkara yg serupa atau sejenis;

ber·hu·kum v
1 menggunakan hukum;
ada hukumnya;
2 mencari (meminta dsb) keadilan hukum (kpd);
berhakim (kpd): ia sudah ~ kpd sekalian penghulu di dl negerinya;
3 beperkara;
bersengketa;

meng·hu·kum v
1 menjatuhkan hukuman kpd;
membiarkan orang menderita atau susah sbg balasan atas pelanggaran yg telah dilakukannya: pemerintah selalu ~ orang yg bersalah;
2 mencela keras;
sama sekali tidak membenarkan: semua orang ~ tindakan yg biadab itu;

meng·hu·kum·kan v
1 menghukum;
menjatuhkan hukuman kpd;
2 menjadikan hukum;
memasukkan dl hukum;
3 menentukan (najis, haram, dsb) menurut hukum Islam;
4 Sos memerintah (negeri, rakyat, dsb);

ter·hu·kum 1 v dihukum;
2 n (orang) yg dihukum;
orang yg dijatuhi hukuman;

hu·kum·an n
1 siksa dsb yg dikenakan kpd orang yg melanggar undang-undang dsb;
2 keputusan yg dijatuhkan oleh hakim;
3 hasil atau akibat menghukum: dia yg berbuat, dia yg boleh ~;

~ buang hukuman yg dijatuhkan kpd terpidana dng dibuang ke tempat yg terpencil;
~ gantung hukuman mati dng digantung;
~ kawalan hukuman yg berupa pencabutan kebebasan orang (orang yg dihukum tidak boleh bepergian dsb dng bebas);
~ kurungan hukuman yg berupa penyekapan di dl penjara (tetapi bukan krn kejahatan);
~ mati hukuman yg dijalankan dng membunuh (menembak, menggantung) orang yg bersalah;
~ pancung hukuman yg dilakukan dng memancung atau menebas leher terpidana;
~ penjara hukuman yg berupa penyekapan dl penjara;
~ percobaan hukuman penjara yg tidak dijalani di lembaga pemasyarakatan, tetapi selama dl masa percobaan itu terpidana tidak boleh melakukan hal-hal yg bertentangan dng hukum, apabila dl masa percobaan itu terpidana melawan hukum, hukuman yg diterimanya harus dijalani di lembaga pemasyarakatan;
~ rotan hukuman yg dijalankan dng menyebat orang yg bersalah dng rotan;
~ titipan hukuman kurungan;

ke·hu·kum·an n hal ihwal hukum

Dengan mengerti banyak arti kata sangat memudahkan anda dalam memahami, menyampaikan dan berkomunikasi dengan orang lain, serta tidak salah dalam mengartikan kata tersebut. Semoga penjelasan mengenai kata hukum dapat memberikan pengetahuan bagi anda dan bermanfaat bagi semua.

Demikian arti kata hukum dalam kamus kbbi ( Kamus Besar Bahasa Indonesia )

Referensi Lain

Pengertian

1. KBBI V Daring (Online) Kemdikbud

2. Wikipedia Bahasa Indonesia

Tesaurus (Sinonim) Bahasa Indonesia

1. Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Kemdikbud

Gambar Ilustrasi

1. Google Images

2. Bing Images

Bagikan


- Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat, nomina atau Pronomina

- Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja

- Merupakan Bentuk Kata benda

- Merupakan Bentuk Kata kiasan

- kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya

- Bentuk kata percakapan (tidak baku)

- Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan

- Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain, atau kalimat

- Jawa, adalah bahasa Jawa

- partikel, kelas kata yang meliputi kata depan, kata sambung, kata seru, kata sandang, ucapan salam

- ragam hormat, ragam resmi

- kasar, ragam yang tidak sopan

- klasik, kesusasraan Melayu Klasik

- administrasi dan kepegawaian

- numeralia, kata bilangan

- kedokteran dan fisiologi

- elektronika, kelistrikan dan teknik elektronika

- perindustrian dan kerjinan

- ilmu komunikasi, publisistik dan jurnalistik

- petrologi serta minyak dan gas bumi

- politik dan pemerintahan

- ekonomi dan keuangan

- geografi dan geologi

- Pengganti kata "hukum"

- kiasan - Melayu - Jakarta - Melayu - Malaysia

- Bali - Batak - Sayak

- Jawa - Lampung - Madura

- Minangkabau - Minahasa - Menado

- Palembang - Sunda - Arab

- Belanda - Cina - Inggris

- Italia - Jerman - Jepang

- Latin - Parsi - Portugis

- Skotlandia - Sanskerta - Spanyol

- Yunani - anatomi - antropologi

- Arkeologi - arsitektur - astrologi

- astronomi - bakteriologi - biologi

- botani - agama - Budha - perdagangan

- demografi - pendidikan - kedirgantaraan

- entomologi - farmasi - filsafat

- folologi - fisika - grafika

- hidrologi - hidrometeorologi - agama - Hindu

- perhubungan - hukum - kehutanan

- perikanan - agama - Islam - perkapalan

- agama - Katolik - kimia - komputer

- agama - Kristen - pelayaran - linguistik

- manajemen - matematika - mekanika

- meteorologi - matalurgi - mikologi

- kemiliteran - mineralogi - musik

- olahraga - psikologi - susastra - (sastra)

- kesenian - sosiologi - statistik

- pertanian - tasawuf - teknik

- telekomunikasi - penerbangan - peternakan

- zoologi

Kirim Komentar Anda

Ulasan